Untuk Wanita di Belakangnya

7:46:00 PM

kawan,
kepadamu aku sering keheranan
Rasanya kita tak berkaitan, hanya sebatas diceritakan
namun kau seperti melekat di badan
hafal betul setiap lekukan
padahal bertemu langsung pun kita tak akan
sungguh aku tak berhenti kagum akan kepiawanmu mencari informan
sebab bagiku perhatianmu ini bukanlah sebuah gangguan
dan ini mengharukan
ya, andai kau sendiri bisa rasakan

bukan  bermaksud menertawakan,
hanya sekedar mengingatkan,
untuk cobalah berkaca pada kenyataan,
kau mungkin cantik, manis, dan menyenangkan
tapi tak sekali-kali ia merasa nyaman
seperti lesat nyala kembang api kepada burung yang beterbangan,
seperti itulah yang ia rasakan

aku bukan sedang menghalangi kebahagiaan
tapi bagaimana jika faktanya kau tak mampu bahkan untuk sekedar merawat lukanya yang tersimpan?

You Might Also Like

0 comments