Nothing Box

3:53:00 PM


Saya pernah terjebak kondisi sejenis di atas, tapi beda kasus. Haha. Mungkin teman-teman lain juga pernah mengalami?

Ini postingan berbekal nasehat manager HRD saya yang juga seorang psikolog. Jadi insyaAllah nggak sotoy-sotoy amat.

Menurut beberapa orang dewasa di sekitar saya, banyak pertengkaran-pertengkaran nggak penting berasal dari ketidak pahaman kita tentang perbedaan cara berpikir antara pria dan wanita, yang sebenarnya kalau dipikir-pikir jadi lucu. 
Let's start from men's brain.

Konon, otak pria bisa diibaratkan tersusun dari berbagai kotak yang tidak saling bersentuhan satu sama lain. Mereka punya banyak kotak, ada kotak "teman", "mobil", "kerja", "rumah", "mertua", "futsal", dan lain-lain. Ada banyak. Ketika mereka lagi mikirin mobil, ya sudah mereka nggak bakal mikirin kita, atau rumah, atau hal lain, vice versa.

Sementara otak wanita, sangat jauh berbeda dari otak pria. Kalau diibaratkan, seperti jaring-jaring besar, dan segalanya saling berhubungan. uang berhubungan sama mobil, mobil berhubungan sama kerja, kerja berhubungan sama teman-teman, dst, dsb, dll. It's like the internet superhighway, and it's all driven by energy that we call emotion. Ketika ada suatu kejadian, dan kejadian tadi connect to an emotion and it burns in your memory, you can remember it forever. (Persis kayak di film Inside Out)
Makanya wanita cenderung bisa inget segalanya. HAHA.




Makanya juga, sering terjadi ibu-ibu ngomel
"Kamu ini kalau naro barang suka sembarangan, kan jadi susah carinya. Anak-anak jadi niru kamu, kerjaan rumah aku jadi makin numpuk, mana ada lemburan dari kantor, besok padahal mau ke pasar."
Lalu bapak-bapaknya akan bilang, "Lho, kok dari naro barang jadi bawa-bawa anak-anak, kerjaan dan pasar?"

Karena ya tadi, cowok-cowok maunya kalau ngomongin salah satu kotak, ya kotak lain nggak boleh diusik, sementara cewek-cewek sukanya mengaitkan satu sama lain :))

Istimewanya lagi, para pria ini punya satu kotak kosong. Kotak yang tidak berisi apa-apa, atau biasa disebut nothing box. Ini adalah kotak favorit mereka, yang kalau ada kesempatan, mereka akan pergi ke nothing box nya, dan bener-bener nggak mikirin apa-apa dan nggak melakukan apa pun, completely brain dead. Ini beneran ada penelitiannya,(saya sampe nyari jurnalnya huahaha)

Mayoritas perempuan nggak punya nothing box. Pikiran perempuan nggak pernah berhenti, dan sangat sedikit sekali yang tahu akan keberadaan nothing box nya laki-laki (that's why I shared this) Unbelivably true, orang bisa nggak mikir apa-apa, it drives me crazy -_-

Ketika ada yang mengganggu pikirannya, perempuan akan lebih suka curhat, dan laki-laki lebih milih pergi ke nothing box nya, atau diam di salah satu kotak dan mikirin masalahnya. 

Laki-laki hanya akan curhat ketika dia mencari solusi, perempuan curhat untuk didengerin doang, seringnya sih nggak butuh solusi. Entah masalahnya kelar atau tidak, tapi kalau sudah curhat dan dipuk-puk kayaknya perempuan bisa langsung tidur nyenyak.

Laki kalau digituin akan merasa seperti anak kecil, dan dia sebel kotak nya diganggu.

Nah di sini persoalannya dimulai. Kebanyakan orang (termasuk saya), beranggapan menghadapi pasangannya itu sama seperti menghadapi dirinya sendiri. 

Yang perempuan akan beranggapan kalau "Wah dia punya masalah nih, harusnya cerita aja ke aku... tapi kok dia nggak mau cerita yah :("
Yang laki-laki akan beranggapan "Wah dia punya masalah nih, aku tinggalin ah, kayaknya dia perlu waktu sendiri..."

YHA! Akhirnya semua mikir "HIH KOK DIA NGGAK NGERTIIN AKU SIH"

Ini mayoritas sih, mungkin beberapa orang ada yang nggak begini juga
.
Jadi, ini pesan untuk para perempuan, ketika pasangan kamu terlihat lagi mikirin sesuatu, tapi dia bilang lagi nggak mikir apa-apa, percayalah berarti emang dia nggak mikir apa-apa, atau mikirin sesuatu yang nggak ada hubungannya sama sekali sama kita :))







You Might Also Like

0 comments